Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

Bitcoin Kian Dibeli Perusahaan Besar AS?

Perusahaan-perusahaan di AS kini ramai melirik Bitcoin (BTC) sebagai aset untuk mengonversi uang tunai mereka.

Hal itu terjadi, lantaran inflasi yang mungkin terus naik dalam jangka pendek ini.

Bahkan tidak kurang dari 47 perusahaan yang menyebut-menyebut inflasi pada pendapatan mereka dalam kuartal pertama 2021.

Kemungkinan adopsi terhadap Bitcoin pun kian mendapat tempat di hati investor.

Di sisi lain, Ketua Federal Reserve Jerome Powell terus berargumen bahwa inflasi dan angka indeks harga konsumen terjadi hanya sementara.

Argumen bantahannya adalah bahwa bisnis akan bergerak untuk mengalihkan beban biaya produksi yang lebih besar kepada konsumen.

Gegara Stimulus?

Pastinya, perusahaan bisa jadi juga mencari cara untuk melindungi cadangan tunai mereka dari penurunan nilai dolar AS.

Apalagi nilai US$6 triliun berupa stimulus, sebelumnya telah meluncur selama pandemi.

Padahal, pada Agustus 2020, MicroStrategy membuat headline ketika mengumumkan pembelian Bitcoin pertamanya.

Perusahaan Michael Saylor itu pun memiliki lebih dari 90.000 BTC senilai lebih US$5 miliar. Asetnya tumbuh hampir lima kali lipat sejak Agustus 2020.

Tesla Untung dari Bitcoin

Tak ketinggalan, Tesla mengumumkan penjualan Bitcoin senilai US$272 juta atau 10% dari kepemilikan BTC-nya yang dibeli seharga US$1,5 miliar, Februari lalu.

Meski Tesla hanya meraup US$101 juta dalam laba bersih dari penjualan tersebut.

Sebelumnya, menurut laporan penyedia data pasar keuangan FactSet pada hari Senin, angka inflasi tersebut mewakili jumlah perusahaan dan tertinggi dalam kurun waktu satu dekade terakhir.

April lalu, Biro Statistik Tenaga Kerja Amerika Serikat juga merilis laporan “Indeks Harga Produsen” yang menunjukkan peningkatan PPI 4,2% dari tahun ke tahun, yang mana merupakan tertinggi sejak September 2011, mengutip Cointelegraph.

Tidak tinggal diam, argumen kritikus pun terus berseliweran.

Maret lalu, melalui Dawn Fitzpatrick, kepala investasi Soros Fund Management, mengatakan bahwa BTC bukan lagi aset pinggiran karena penurunan dolar AS.

Bitcoin pun jadi trending topik yang bukan sehari dua hari tapi pembicaraan itu terjadi antar departemen keuangan di banyak perusahaan AS. Pun menandai semakin diminatinya BTC. [ba]

Protected with blockchain timestamps

Busrah Ardanshttps://www.hariankripto.id/
Aset kripto adalah aset masa depan, khususnya bagi generasi Milenial dan generasi Y dan kelak untuk generasi Alpha. Nuansa kebebasan adalah unsur utama di aset kripto.

TERKINI

ARTIKEL TERKAIT

margin: 45px; }