Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

Binance Hapus Trade Pair Kripto Bernilai Tukar Dolar Singapura

Tindak tegas pada bursa kripto Binance kembali terjadi, di mana kali ini datang dari Singapura yang memasukkan bursa utama ini ke dalam daftar peringatan bagi investor.

Ini adalah lanjutan dari aksi Singapura yang mempermasalahkan tentang lisensi bursa untuk beroperasi di negara patung Merlion tersebut.

Binance dan Tidak Tegas Singapura 

Pada hari Minggu kemarin (5/8/2021), Binance telah mengumumkan akan membatalkan penawaran produk di Singapura. Ini kemungkinan disebabkan oleh regulator keuangan yang memberi peringatan bahwa bursa mungkin telah melanggar undang-undang pembayaran.

Alhasil, per tanggal 9 September, warga Singapura tidak lagi dapat memperdagangkan mata uang kripto atau menerima pembayaran dalam mata uang dolar Singapura (SGD).

Binance pun menyarankan untuk segera menyelesaikan perdagangan terkait SGD karena pair perdagangan untuk mata uang ini akan dihapus pada pukul 11.00 WIB pada tanggal tersebut.

Otoritas Moneter Singapura (MAS) pada awal bulan ini telah memasukkan Binance ke dalam daftar peringatan investor. Daftar ini berisi orang-orang atau pihak yang tidak teregulasi atau mungkin dianggap salah oleh lisensi MAS.

Memang, tidak hanya di Singapura, bursa kripto terbesar dari sisi volatilitas transaksi ini juga mendapat tindakan tegas dari Inggris, Jepang, Thailand, Kepulauan Cayman, Kanada dan lainnya.

Dan yang terbaru, Binance juga telah mendapat penolakan untuk beroperasi di Afrika Selatan.

Diketahui, langkah keras kepada Binance ini telah memberi dampak negatif kepada Binance US, yang beroperasi sebagai badan hukum terpisah sebagai bursa global.

Hal tersebut membuat banyak investor mundur dalam putaran pendanaan bursa tersebut untuk bursa AS, sehingga berakhir dengan kegagalan.

Kinerja Bursa 

Meski begitu, Binance ternyata masih menjadi bursa teratas dalam hal memproses transaksi para trader dan investor. Ini membuktikan bahwa bursa utama ini masih menjadi tempat ternyaman para pelaku pasar.

Meski Singapura telah bertindak tegas pada Binance, namun negara ini cukup ramah terhadap kripto karena warga diperkenankan berinvestasi.

Sebelumnya, dalam hasil survei yang diselenggarakan bursa kripto Gemini, Singapura memiliki minat kuat pada mata uang digital.

Survei bertajuk “State of Crypto in Singapore 2021” tersebut telah mensurvei empat ribuan orang dewasa untuk mengetahui kripto favorit mereka. Hasilnya, Bitcoin berada di posisi pertama, disusul oleh Ethereum di posisi kedua dan diikuti oleh kripto Cardano, ADA.

Kembali lagi, Binance sebenarnya hanya perlu mengikuti aturan yang ada, yang mereka klaim tengah diusahakan.

Ini tentu akan semakin meningkatkan adopsi kripto di negeri singa tersebut karena para masyarakatnya sudah cukup mengetahui eksistensi dan manfaat dari mata uang kripto. [st]

Syofri Taka
Menulis artikel tak hanya berdasarkan sumber-sumber yang benar. Artikel perlu tambahan makna lewat konteks dan spektrum yang beragam.

TERKINI

ARTIKEL TERKAIT

margin: 45px; }