Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

Biden Siapkan US$10 Juta untuk Perangi Ransomware

Amerika Serikat semakin gencar melawan ransomware, dengan Presiden Joe Biden yang mengeluarkan kebijakan khusus untuk gerakan ini.

Ransomware saat ini memang menjadi momok terbaru di Amerika karena jumlahnya yang terus meningkat sehingga saat mengganggu dan merugikan.

Presiden Biden Ambil Langkah

Berdasarkan laporan dari Bloomberg, Kamis (15/7/2021), pemerintahan Biden bermaksud untuk menindak penggunaan kripto dalam serangan ransomware.

Upaya ini akan melalui penelusuran yang lebih ketat dari hasil yang dibayarkan kepada peretas di balik penonaktifan berbagai perusahaan, lembaga pemerintah, dan organisasi, menurut sumber.

Pejabat Senior Pemerintah pun mengatakan bahwa akan ada hadiah sebesar US$10 juta bagi yang mampu memberikan informasi tepat menuju peretas.

“Gedung Putih telah membentuk satuan tugas dan bahwa strategi pemerintah termasuk upaya untuk mengganggu operasi ransomware, menghadapi penggunaan cryptocurrency dalam serangan dan bekerja dengan sekutu untuk mendorong negara lain untuk tidak menyerang pelabuhan,” kata Pejabat Senior tersebut.

Bersatu Melawan Ransomware 

Kesungguhan AS dalam melawan peretasan ini terlihat dari Departemen Keuangan dan Departemen Luar Negeri yang bekerja sama untuk mendorong norma-norma untuk mata uang kripto serta mendorong peningkatan pembatasan pencucian uang.

Dikabarkan, lembaga pemerintah lainnya akan merangkul lembaga keuangan dan penyedia pihak ketiga untuk membahas ancaman ransomware.

“Tidak ada standar keamanan siber untuk industri swasta dan bahwa Kongres harus menetapkannya agar hal itu terjadi,” kata Wakil Penasihat Keamanan Nasional Anne Neuberger.

Pandangan Anne ini cukup tepat karena bisa dibilang, peretas masih sangat mudah untuk melakukan aksinya di negeri paman sam tersebut.

Sebelumnya, mantan Menkeu AS, Steven Mnuchin, telah mengambil langkah yang beriringan dengan Biden dengan berinvestasi ke perusahaan kemanan siber Cybereason.

Diharapkan, pemerintah dan juga swasta akan mampu menekan pertumbuhan serangan siber setidaknya ke titik 50% agar pasar kripto dapat meraih citra baiknya kembali.

Mengapa begitu? Itu karena para peretas rata-rata meminta tebusan dalam bentuk kripto. Ini tentu telah merusak image mata uang kripto secara tidak langsung di mata masyarakat.

Keamanan dan kondisi suatu negara juga dapat mempengaruhi pola investasi dari masyarakatnya. Sehingga, ini akan sangat mempengaruhi tingkat minat untuk berinvestasi di pasar kripto. [st]

Protected with blockchain timestamps

Syofri Taka
Menulis artikel tak hanya berdasarkan sumber-sumber yang benar. Artikel perlu tambahan makna lewat konteks dan spektrum yang beragam.

TERKINI

ARTIKEL TERKAIT

margin: 45px; }