Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

Baru Saja Capai ATH, Ini 8 Fakta Kripto Solana (SOL)

Di tengah pasar kripto yang coba bertumbuh, kripto Solana, SOL, telah bergerak melampaui level tertinggi sepanjang masanya (ATH) dan masih dalam sentimen positif. Berikut adalah 8 fakta kripto Solana yang mendasari popularitasnya.

1. Apa Itu Solana (SOL)?

Solana adalah protokol blockchain open-source skala web yang mendukung pengembang dan institusi di seluruh dunia untuk membangun aplikasi terdesentralisasi (dApps) dan pasar.

Berkat kombinasi mekanisme konsensus Proof-of-Stake (PoS) dan Proof-of-History (PoH) untuk meningkatkan throughput dan skalabilitas, Solana telah menjadi blockchain tercepat di dunia. Ini terbukti dari kemampuannya untuk mendukung 50.000 transaksi per detik (TPS).

Berkat pertumbuhan yang luar biasa, Solana kini menduduki posisi kripto terbesar kedelapan berdasarkan kapitalisasi pasarnya.

Berdasarkan data dari CoinMarketCap, kapitalisasi pasar SOL pada saat penulisan adalah sebesar US$28.066.902.989 dan belum lama ini telah mencetak ATH baru di USS$96,96, sebelum turun sedikit ke US$96,47.

Tampaknya, antusias investor terhadap Solana belum berakhir, sehingga FOMO dan hype kemungkinan masih akan menggiring uang masuk ke kripto ini.

2. Dasar Solana

Whitepaper dari Solana diterbitkan pada tahun 2017 oleh Anatoly Yakovenko, yang sebelumnya bekerja di Qualcomm dan Dropbox.

Disitu terdapat dasar dari Proof-of-History, metode ketepatan waktu baru untuk sistem terdistribusi yang dapat mengotomatiskan proses pemesanan transaksi untuk jaringan blockchain. Inilah yang mendasari kehebatan dari blockchain Solana.

3. Fitur Inti

Arsitektur Solana sangat unik, sehingga ini mampu membawa Solana sebagai blockchain skala web pertama di dunia. Fitur inti tersebut adalah:

  • PoH (jam kriptografi),
  • Tower BFT (toleransi kesalahan otomatis),
  • Gulf Stream (protokol penerusan transaksi tanpa mempool),
  • Turbin (protokol propagasi blok),
  • Sealevel (kontrak pintar paralel),
  • Pipelining (unit pemrosesan transaksi untuk optimasi validasi),
  • Cloudbreak (basis data akun berskala horizontal),
  • Archivers (penyimpanan buku besar terdistribusi).

Cara Kerja Solana

Solana dianggap sebagai salah satu blockchain tanpa izin berkinerja tinggi di pasar. Ini memiliki 200 node berbeda yang menghasilkan throughput 50.000 TPS saat dijalankan dengan GPU. Jaringan mencapai ini karena arsitektur konsensusnya yang unik yang didukung fitur-fitur intinya.

Token SOL 

Seperti halnya platform kontrak pintar, SOL digunakan sebagai token gas Solana. Token ini digunakan untuk membayar semua transaksi di on-chain dan kontrak pintar.

SOL sangat berperan besar dalam jaringan, sehingga harga dari token ini terus terangkat menuju bulan saat blockchain Solana terus menarik perhatian investor.

Apa yang Membuat Ini Popular?

Dengan kemampuan untuk mencapai 50.000 TPS dengan lebih dari 200 node pada testnet saat ini, ini telah menjadikannya jaringan blockchain yang paling berkinerja dan sulit dikalahkan.

Jelas saja, Solana 10.000 kali lebih cepat dari Bitcoin (5 TPS) dan 3.800 kali lebih cepat dari Ethereum (13 TPS).

Dalam hal kecepatan transaksi dan throughput, Solana menduduki posisi puncak. Solana pun jauh mengungguli posisi keduanya, yaitu Red Belly yang hanya 14.000 TPS dengan waktu transaksi 4 detik (Solana 2,575 detik).

Selain itu, Solana dapat mencapai semua kinerjanya tanpa menggunakan solusi off-chain atau lapisan 2. Ini semakin membuat Solana unggul terhadap blockchain-blockchain lain.

Visi

Tujuan utama Solana adalah memecahkan trilemma blockchain, yang berhipotesis bahwa jaringan terdesentralisasi hanya dapat memenuhi dua dari tiga properti utama yakni desentralisasi, keamanan dan skalabilitas.

Solana mengklaim telah memecahkan trilemma dengan fitur-fitur intinya. Tetapi, apakah ini cukup untuk menginspirasi adopsi blockchain massal masih harus kita lihat lagi.

Masa Depan Solana

Meski masih menjadi kripto baru (meluncurkan beta mainnet pada Maret 2020), Solana telah melesat ke dalam daftar 10 besar kripto berdasarkan kapitalisasi pasar.

Meskipun menawarkan fungsionalitas lengkap kepada penggunanya, mainnet secara resmi masih dalam versi beta. Ini berarti, tim masih bekerja untuk meningkatkan fitur dan stabilitas jaringan.

Solana masih memiliki peluang untuk terus menyempurnakan jaringannya dan kemampuannya. Sehingga, prospek pertumbuhannya masih terlihat panjang dan menjanjikan. Bagaimana menurut Anda? [st]

Syofri Taka
Menulis artikel tak hanya berdasarkan sumber-sumber yang benar. Artikel perlu tambahan makna lewat konteks dan spektrum yang beragam.

TERKINI

ARTIKEL TERKAIT

margin: 45px; }