Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

Australia Sita Rp84,6 Milyar Bitcoin dari Pengedar Narkoba

Polisi di negara bagian Victoria, Australia, telah menyita Bitcoin senilai puluhan milyar Rupiah dari pengedar narkoba online. Ini menjadi kasus penyitaan dengan nilai terbesar di negeri kangguru tersebut.

Australia Sita Bitcoin dari Pengedar Narkoba

Menurut siaran pers, kepolisian di Victoria telah menyita Bitcoin bernilai US$6 juta, atau sekitar Rp84,6 milyar. Selain itu, obat-obatan yang diyakini sebagai ganja, Psilocin, MDMA, serta “bubuk putih dan kristal” juga telah disita.

“Ini adalah perdagangan narkoba dan pencucian uang versi abad ke-21, dengan penjahat yang menggunakan teknologi untuk memungkinkan kerusakan dan kesengsaraan masyarakat dalam jumlah besar,” kata Komandan Mick Frewen dari Komando Kejahatan Polisi Victoria, dilansir dari Decrypt, Jumat (20/8/2021).

Diketahui, seorang wanita berusia 31 tahun dan seorang pria berusia 30 tahun telah ditangkap dan diinterogasi. Sang pria akhirnya dibebaskan sambil menunggu penyelidikan lebih lanjut, sementara sang wanita didakwa dengan kepemilikan ganja.

Pihak kepolisian pun menjelaskan bahwa penegak hukum sedang menyelidiki aktivitas pasangan tersebut di situs Silk Road yang sekarang sudah tidak berfungsi.

Diketahui, penangkapan dan penyitaan adalah bagian dari penyelidikan yang diluncurkan pada tahun 2021 ke dalam “perdagangan narkoba di platform dark web sejak 2012.”

“Polisi secara aktif bekerja di forum-forum ini dan menerima informasi dari berbagai sumber termasuk mitra penegakan hukum Australia dan internasional kami,” kata Frewen.

Sekadar informasi, Silk Road adalah salah satu situs pertama yang memungkinkan pengguna melakukan pembelian menggunakan Bitcoin.

Situs tersebut juga tempat melakukan perdagangan obat-obatan terlarang dan barang-barang ilegal (dan legal) lainnya, sebelum ditutup pada tahun 2013 oleh FBI.

Bitcoin yang ada di situs tersebut pun disita dan telah dijual oleh pemerintah pada tahun 2013-2014.

Pada Juli 2014, pemodal ventura Tim Draper membeli hampir 30.000 BTC yang disita dari Silk Road. Tentunya, Draper sudah “cukup” meraih keuntungan karena kini, harga sudah sangat tinggi sejak saat itu.

Bitcoin untuk Tindak Kriminal

Meski terlihat lebih mudah dan terprivasi, nyatanya transaksi menggunakan Bitcoin justru akan lebih mudah dilacak oleh pihak berwenang dibandingkan dengan uangĀ fiat.

Dengan adanya blockchain, kemana uang pergi akan dapat terlihat dengan jelas sehingga penyelidikan lebih banyak berakhir dengan penemuan dan penyitaan.

Terlepas dari metodeĀ mixing, kripto adalah aset yang dapat dilacak sehingga untuk mencairkannya, itu tidak semudah yang dibayangkan.

Diharapkan, semakin kuatnya regulasi dan aturan dalam industri kripto, akan mampu mengurangi penggunaan dalam aksi ilegal dan dapat “mengangkat harga menuju bulan”. [st]

Syofri Taka
Menulis artikel tak hanya berdasarkan sumber-sumber yang benar. Artikel perlu tambahan makna lewat konteks dan spektrum yang beragam.

TERKINI

ARTIKEL TERKAIT

margin: 45px; }