Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

AS Tuding Binance Manipulasi Perdagangan Kripto

Amerika Serikat (AS), lewat CFTC menuding bursa kripto Binance memanipulasi volume perdagangan kripto.

Komisi Perdagangan Komoditas Berjangka (CFTC) Amerika Serikat menduga pihak Binance memanipulasi volume perdagangan kripto di bursa ternama pimpinan Changpeng Zhao itu.

Dilansir dari Bloomberg, Jumat (17/9/2021), berdasarkan sumber anonim, CFTC ternyata sudah meggelar penyelidikan khusus soal dugaan tersebut.

Bahkan disebutkan, CFTC memegang sejumlah alat bukti meyakinkan, bahwa Binance melegalkan aksi insider trading, yakni perdagangan yang dilakukan oleh pihak Binance sendiri.

Namun, juru bicara CFTC enggan berkomentar kepada Bloomberg. Sementara itu pihak Binance memastikan pihaknya tidak pernah melakukan insider trading.

“Kami tidak menoleransi langkah-langkah buruk di tubuh Binance, apalagi terkait insider trading,” sebut Binance kepada Bloomberg.

Kabar soal penyelidikan terhadap Binance oleh CFTC juga beredar pada beberapa bulan lalu.

Pada 14 Mei 2021, CFTC disebutkan sudah menggelar penyelidikan terhadao Binance atas dugaan terlibat pencucian uang dan pelanggaran pajak.

Kabar ini menyeruak seiring Binance sejak dua bulan terakhir melakukan reformasi besar-besaran, menyelaraskan dengan sejumlah peraturan di setiap negara.

Di Inggris misalnya, FCA menuduh Binance ilegal dan dilarang beroperasi, karena perusahaan Binance Inggris tidak terdaftar di kerajaan itu.

Binance dan Tidak Tegas Singapura 

Hal serupa terjadi juga di Singapura. Bank Sentral negeri itu bahkan memerintahkan bursa itu segera menghentikan perdagangan kripto berkurs dolar Singapura.

Pada hari Minggu kemarin (5/8/2021), pihak bursa telah mengumumkan akan membatalkan penawaran produk di Singapura. Ini kemungkinan disebabkan oleh regulator keuangan yang memberi peringatan bahwa bursa mungkin telah melanggar undang-undang pembayaran.

Alhasil, per tanggal 9 September, warga Singapura tidak lagi dapat memperdagangkan mata uang kripto atau menerima pembayaran dalam mata uang dolar Singapura (SGD).

Bursa itu pun menyarankan untuk segera menyelesaikan perdagangan terkait SGD karena pair perdagangan untuk mata uang ini akan dihapus pada pukul 11.00 WIB pada tanggal tersebut.

Bank Sentral Belanda dan Binance 

Sedangkan di Belanda, menurut regulator, bursa yang dipimpin oleh Changpeng Zhao ini tidak memiliki registrasi legal yang diperlukan dengan De Nederlandsche Bank (DNB).

Kabarnya, bank sentral negara tersebut telah mengeluarkan peringatan resmi yang menyatakan bahwa Binance telah secara ilegal beroperasi di Belanda.

Menurut regulator, bursa yang dipimpin oleh Changpeng Zhao ini tidak memiliki registrasi legal yang diperlukan dengan De Nederlandsche Bank (DNB).

“Ini berarti Binance tidak mematuhi Undang-Undang Anti Pencucian Uang (AML) dan Anti Pendanaan Teroris, dan secara ilegal menawarkan layanan bursa antara mata uang virtual dan fidusia, serta secara ilegal menawarkan dompet kustodian,” kata DNB, dilansir dari Forkas, Kamis (19/8/2021).

Menurut bank sentral tersebut, hal ini dapat meningkatkan risiko nasabah terlibat dalam aksi pencucian uang atau pendanaan teroris. [nic]

Protected with blockchain timestamps

Nicholas Nararyahttps://www.hariankripto.id
Menulis adalah kegairahan tersendiri, apalagi soal aset kripto sebagai kelas aset baru yang memukau. Sulit menolak untuk menjadi bagian dari sejarah luar biasa ini.

TERKINI

ARTIKEL TERKAIT

margin: 45px; }