Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

Antminer S19 XP, Rig Penambangan Kripto Terkuat dari Bitmain

Produsen rig penambangan kripto ASIC, Bitmain, telah memperkenalkan perangkat penambangan terbarunya yang lebih kuat dan hemat energi, yaitu Antminer S19 XP.

Di tengah hingar bingar investasi kripto, penambangan masih menjadi kegiatan favorit utama karena masih menghasilkan keuntungan yang luar biasa bagi para pelakunya.

Bitmain Hadirkan Antminer S19 XP 

Dikatakan yang terkuat, rig anyar ini mampu bekerja hingga 140 terahash per detik (TH/s) dan menggunakan listrik 27% lebih sedikit per terahash daripada perangkat penambangan Bitcoin terkini lainnya.

Kabar perangkat baru ini datang dari tweet Colin Wu, seorang Jurnalis lokal dan mantan pegawai Bitmain.

Selain itu, Bitmain juga telah mengungkapkan perangkat baru tersebut pada acara World Digital Mining Summit (WDMS) di Dubai, di mana perusahaan telah menjadi tuan rumah di acara tersebut.

Selain keunggulan yang telah disebutkan, spesifikasi lain yang dimilikinya adalah adanya  efisiensi penambang hingga 21,5 joule per terahash (J/TH), yang jauh lebih efisien daripada 29,5 J/TH S19 Pro.

Antminer S19 XP tidak hanya akan menggunakan 27% lebih sedikit listrik per terahash, tetapi juga mengklaim memberikan 37% lebih banyak hashpower per kilowatt-jam (kWh).

Perangkat baru ini juga memanfaatkan algoritma penambangan SHA256 dan memiliki konsumsi daya sebesar 3.010 watt.

Akan Tersedia Tahun Depan

Tentu saja, perangkat baru ini telah sangat menarik minat para penambang, yang notabene selalu mencari kemungkinan perangkat yang lebih baik dan efisien. Ini akan mengarah ke optimalisasi keuntungan pada akhirnya.

Berdasarkan pengumuman resmi, Antminer S19 XP akan tersedia untuk para penambang ritel per Juli 2022.

Sementara, pelanggan pertama untuk perangkat ini sudah ditetapkan bagi pengguna korporasi, di antaranya adalah Greenidge Generation Holdings Inc. dan Bitnile dari Ault Global Holdings.

Perangkat baru dari Bitmain ini juga akan menggunakan teknologi chip 5-nanometer (5-nm) dan semikonduktornya yang berasal dari Taiwan.

Diharapkan, perangkat ini akan mampu meningkatkan jejak karbon di industri penambangan kripto, sehingga membuatnya menjadi lebih go green.

“Bitmain memproduksi Antminer S19 XP hijau edisi terbatas dan mengimbangi 100% jejak karbon yang terkait dengan produksi dan operasi tahun pertama para penambang ini dengan membeli kredit offset karbon,” kata Direktur Pengembangan Bisnis Bitmain untuk wilayah NCSA, Irene Gao, dilansir dari News Bitcoin, Jumat (12/11/2021).

Tentu saja, semakin hijau dampak dari penambangan, maka akan semakin terbuka pula potensi penerimaan di ranah yang lebih luas. Tesla sebelumnya juga telah menjanjikan akan menerima Bitcoin kembali sebagai alat pembayaran setelah mampu mengurangi emisi karbon yang dihasilkan. Semua demi menuju masa depan dan ekosistem yang lebih baik. [st]

 

 

 

Syofri Taka
Menulis artikel tak hanya berdasarkan sumber-sumber yang benar. Artikel perlu tambahan makna lewat konteks dan spektrum yang beragam.

TERKINI

ARTIKEL TERKAIT

margin: 45px; }