Prediksi Harga Shiba Inu 2022

- Jumat, 18 Februari 2022 | 11:20 WIB

Prediksi harga Shiba Inu (SHIB) masih menjadi apa yang dinantikan para investor, seiring pembaruan dari pengembang yang terlihat sangat baik bagi ekosistem dalam jangka panjang.

Para HODLer Menambah Porsi Kepemilikkan

Berdasarkan laporan dari Finbold, Rabu (16/2/2022), trader kripto dan pembawa acara podcast "The Wolf Of All Streets", Scott Melker, menunjukkan hal yang menarik bagi investor Shiba Inu. Melker mengungkapkan bahwa para HODLer SHIB selama lebih dari setahun, telah meningkatkan kepemilikan mereka selama sebulan terakhir bersamaan dengan akumulasi whale. "Alamat yang telah disimpan selama lebih dari satu tahun, telah meningkatkan saldo SHIB mereka selama 30 hari terakhir sekitar 32,48%. Dan tampaknya selera institusional atau whale telah meningkat baru-baru ini," ungkap Melker. Ia juga mencatat bahwa transaksi besar senilai lebih dari US$100.000 telah mengungkapkan adanya tingkat aktivitas tingkat institusional secara on-chain. "Volume transaksi ini meningkat pesat minggu ini [7 Februari], mencatat rekor tertinggi selama beberapa bulan. Total US$389,89 juta telah ditransaksikan, tetapi yang lebih menarik, transaksi ini mencapai 81% dari total volume on-chain SHIB," tambahnya. Memang, pembaruan dari pengembang seperti menghadirkan platform metaverse, Shiberse, dan blockchain layer-2, Shibarium, telah menarik kembali minat pada token meme ini. Dan yang jadi pertanyaannya sekarang adalah, apakah ATH bakal mampu dicapai kembali?

Prediksi Harga Shiba Inu 

Memang, langkah pembaruan ini sangat sesuai dengan apa yang menjadi hype saat ini, yaitu metaverse. Terlebih, penjualan tanah virtual pertamanya juga akan segera digelar dan dikhususkan bagi para pemegang token LEASH, token lain dalam ekosistem Shiba Inu.
-
Secara teknikal, harga sudah terlihat cukup baik setelah terpantul dari level US$0,0000275 yang menjadi dasar support bagi peluang keberlanjutan bullish. Untuk harapan kenaikan lebih lanjut, harga perlu menembus level US$0,0000340 yang bertindak sebagai resistance. Dan saat melihat volume transaksi, ada pergerakan menurun yang cukup konsisten, yang menandakan bahwa perlawanan beli dibentuk dari transaksi besar dan jarang. Ada indikasi whale di sana, sehingga penembusan level resistance sangat diharapkan untuk kelanjutan upaya bullish. Ini adalah gambaran teknis dari apa yang ada dalam laporan Finbold di atas. Dan untuk mencapai ATH utama, tampaknya mekanisme burn harus lebih ditingkatkan lagi dan disertai pembaruan yang diwujudkan dan mampu meraih pangsa pasar dengan baik. Jika ini berhasil dihadirkan, bukan tidak mungkin bahwa harga SHIB akan mencapai ATH-nya, bahkan melampauinya untuk mencetak ATH baru. Mari kita saksikan. [st]  

Editor: Syofri Taka

Tags

Terkini

Seni Pixel Kaki? NFT Teraneh Tahun 2023 

Rabu, 11 Januari 2023 | 23:10 WIB

Emas atau Bitcoin, Bagus Mana?

Selasa, 13 Desember 2022 | 18:00 WIB

Siapa yang Memimpin Web 3.0?

Senin, 5 Desember 2022 | 19:07 WIB

Mengenal Tentang Mekanisme Proof-of-Work (PoW)

Selasa, 29 November 2022 | 20:47 WIB

Memahami Kelebihan dan Kekurangan Cryptocurrency

Selasa, 29 November 2022 | 20:39 WIB

Ethereum VS Cardano, Pilih Mana?

Selasa, 29 November 2022 | 20:34 WIB

Yuk Mengenal Lebih Dalam Tentang Proof-of-Stake

Senin, 28 November 2022 | 21:01 WIB

Kripto Ilegal, Apa Benar?

Senin, 28 November 2022 | 20:22 WIB

Kripto atau Saham, Mana Lebih Menguntungkan?

Rabu, 23 November 2022 | 23:27 WIB

Apa Itu Tokenisasi di Dunia Kripto?

Senin, 2 Mei 2022 | 20:30 WIB

Apa Itu Rug Pull Kripto dan Cara Mengenalinya?

Sabtu, 26 Februari 2022 | 11:35 WIB

5 Artis Indonesia Masuk Kripto, Dari Anang Hingga Atta

Jumat, 25 Februari 2022 | 11:11 WIB

Prediksi Harga Shiba Inu 2022

Jumat, 18 Februari 2022 | 11:20 WIB

5 Cara Ampuh Menjual NFT

Selasa, 15 Februari 2022 | 11:00 WIB
X