Waspadai Harga Shiba Inu (SHIB) Berpotensi Tertekan

- Minggu, 13 Februari 2022 | 11:00 WIB

Harga token Shiba Inu (SHIB) memasuki akhir pekan dengan sinyal yang patut diwaspadai karena mulai menunjukkan pelemahan aksi beli. Tentu saja, ini beriringan dengan pergerakan dari kripto utama, Bitcoin (BTC), yang hingga pertengahan Februari ini, masih mendominasi minat investor terhadap altcoin, termasuk SHIB.

Harga Shiba Inu Bisa Tertekan

Melirik kemunduran di pasar saham sejak Kamis kemarin, pasar kripto juga tampaknya membentuk sinyal yang hampir serupa hingga hari ini karena korelasi pasar kripto dan saham sedang tinggi. Karena dampak global dari kebijakan bank sentral AS, investor tampaknya telah memperlakukan kripto layaknya aset berisiko seperti saham karena kebutuhan dasar mereka. Terlepas dari semua itu, token meme bertema anjing ini sudah mulai menunjukkan aksi jual perlahan sejak beberapa hari lalu. Ini tentu saja terbentuk secara luas yang terjadi juga pada mayoritas altcoin, karena harga Bitcoin juga membentuk pelemahan sejak beberapa hari lalu. Artinya, potensi tertekannya harga Shiba Inu ini masih bersifat global, sehingga harapan bangkit hanya ada pada prospek fundamental jangka panjang di belakangnya. Yang menarik adalah, beberapa pengamat masih menganggap bahwa Shiba Inu hanyalah sebuah maskot di industri kripto. Meski kapitalisasi pasarnya sudah melesat hebat, ini masih dilihat sebagai hiburan saja di industri kripto dan tidak akan menjadi pemenang. Apakah benar begitu?

Pendukung Fundamental

Meski token ini termasuk dalam kategori token meme, alias token main-main, tetapi pengembang tidak bertindak seperti itu. Shiba Inu saat ini telah diupayakan menjadi sebuah ekosistem yang lengkap dan nyata dengan menghadirkan pembaruan "serius" yang akan menghilangkan cap token main-main tersebut. Shiba Inu akan menghadirkan platform metaverse-nya sendiri, Shiberse, serta jaringan blockchain layer-2, Shibarium. Hadirnya Shibarium tentu menjadi sorotan utama karena ini akan membuat SHIB lebih unggul dari beberapa token meme lainnya. Ini akan mampu mengurangi biaya gas serta meningkatkan kecepatan transaksi. Seperti yang kita tahu, saat ini SHIB masih berjalan di jaringan Ethereum, yang tentunya menarik biaya gas yang terbilang mahal. Shiberse juga akan menjadi salah satu pemain di metaverse yang kemungkinan akan diperhitungkan. Kemungkinan, ini juga akan ditandemkan dengan game kripto mereka yang akan datang. Dalam prospek jangka panjang, bisa dikatakan bahwa ini akan menjadi ekosistem yang lengkap dan serius. Bagaimana harga akan mampu pulih akan bergantung pada seberapa besar pembaruan ini untuk bersaing di sektornya masing-masing. Jalan masih panjang bagi Shiba Inu untuk membuktikan. Mari kita saksikan. [st]  

Editor: Syofri Taka

Tags

Terkini

Seni Pixel Kaki? NFT Teraneh Tahun 2023 

Rabu, 11 Januari 2023 | 23:10 WIB

Emas atau Bitcoin, Bagus Mana?

Selasa, 13 Desember 2022 | 18:00 WIB

Siapa yang Memimpin Web 3.0?

Senin, 5 Desember 2022 | 19:07 WIB

Mengenal Tentang Mekanisme Proof-of-Work (PoW)

Selasa, 29 November 2022 | 20:47 WIB

Memahami Kelebihan dan Kekurangan Cryptocurrency

Selasa, 29 November 2022 | 20:39 WIB

Ethereum VS Cardano, Pilih Mana?

Selasa, 29 November 2022 | 20:34 WIB

Yuk Mengenal Lebih Dalam Tentang Proof-of-Stake

Senin, 28 November 2022 | 21:01 WIB

Kripto Ilegal, Apa Benar?

Senin, 28 November 2022 | 20:22 WIB

Kripto atau Saham, Mana Lebih Menguntungkan?

Rabu, 23 November 2022 | 23:27 WIB

Apa Itu Tokenisasi di Dunia Kripto?

Senin, 2 Mei 2022 | 20:30 WIB

Apa Itu Rug Pull Kripto dan Cara Mengenalinya?

Sabtu, 26 Februari 2022 | 11:35 WIB

5 Artis Indonesia Masuk Kripto, Dari Anang Hingga Atta

Jumat, 25 Februari 2022 | 11:11 WIB

Prediksi Harga Shiba Inu 2022

Jumat, 18 Februari 2022 | 11:20 WIB

5 Cara Ampuh Menjual NFT

Selasa, 15 Februari 2022 | 11:00 WIB
X