Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

Alasan Mengapa Bitcoin Bakal Tembus Rp720 Juta

Memperhatikan harga Bitcoin belakangan ini, sepertinya cukup membuat para trader dan investor bakal nongkrong terus di kursi mereka. Alias tidak jauh-jauh dari layar charts untuk memperhatikan detik-detik BTC tembus US$50.000 atau setara Rp700 hingga Rp720 juta, rekor sebelumnya.

Setelah mendekati US$45.000 selama dua hari berturut-turut, kripto nomor wahid ini akhirnya menguji ulang dirinya dan menembus level US$48.000.

Membawa Angin Segar ke Pasar

Faktanya, pada saat diberitakan, BTC diperdagangkan di bawah US$49.000 pada chart.

Kondisi ini memberikan kelegaan yang sangat dibutuhkan pasar. Terutama karena karena harga BTC di atas US$48.000 membuat para analis semakin merayakannya, di samping mengantisipasi lagi potensi breakout.

Dengan kemajuan harian yang menyentuh 4 persen, pasar diprediksi siap mendorong BTC menuju US$50.000.

Hal yang sama terlihat mengamati indikator RSI kripto. Indikator yang dimaksud mencatat kenaikan, di waktu yang sama ada lonjakan tekanan beli.

Pembeli terlihat tertarik untuk mengamankan support level yang lebih tinggi karena mereka kini mengincar US$50.000. Terlebih lagi, indikator Simple Moving Average (SMA) dalam 200 hari, di saat penulisan ini, menjadi support bagi harga.

HODLers Pengaruhi Harga BTC

Dominasi arus keluar (outflow) Bitcoin membuka jalan yang sempurna untuk breakout. Sebagaimana yang disorot oleh Glassnode, arus bursa Bitcoin kembali ke dominasi arus keluar hingga akhir Agustus.

Nah, investor yang menarik BTC-nya menunjukkan dua hal, dorongan bullish, serta akumulasi.

Pasar telah bertransisi melalui sejumlah fase dominasi arus pertukaran selama setahun terakhir. Dominasi outflow terakhir terlihat pada akhir 2020, dan hal yang sama diikuti oleh sebuah kondisi bullish run.

Selain itu, akumulasi lebih lanjut didukung oleh penurunan yang signifikan dalam liveliness untuk BTC.

Situasi ini memperlihatkan bahwa sebagian besar pasokan koin tidak aktif sehingga menyiratkan peningkatan perilaku HODLing (menahan). Itu juga menunjukkan bahwa waktunya untuk akumulasi koin secara global telah melampaui hari di mana koin dihancurkan (destroyed).

Kekuatan yang ditunjukkan oleh bullish dan pemegang jangka panjang dalam mendorong BTC di atas US$48.000 sudah hampir pasti membuka jalan ke US$50.000. Apakah itu akan terjadi? Kita tunggu tanggal mainnya guys!

Bullish Card untuk Bitcoin Terjadi Jika…?

Jika raja koin dunia ini tetap bertahan di atas level US$48.000, maka kemungkinan naik ke US$50.000 sangat tinggi. Cuaca cerah bagi para hodlers secerah harga BTC berosilasi pada US$48.900, di saat ditulis.

Apa lagi yang dibutuhkan untuk mendorongnya? Katanya, hanyalah dorongan yang lebih kuat dari bull. Apa harus didorong lagi oleh The Dogefather, Musk? Atau dia hanya perusak harga BTC?

Lebih lanjut, ramalan Bitcoin tembus rekornya lagi juga dikonfirmasi oleh analis Rekt Capital, seperti dilansir dari Ambcrypto, Minggu (22/8/2021), setelah analis mencatat penutupan 4 hours BTC di atas diagonal, itu akan cukup untuk mengonfirmasi bahwa BTC bisa melanjutkan reli. [ba]

Busrah Ardanshttps://www.hariankripto.id/
Aset kripto adalah aset masa depan, khususnya bagi generasi Milenial dan generasi Y dan kelak untuk generasi Alpha. Nuansa kebebasan adalah unsur utama di aset kripto.

TERKINI

ARTIKEL TERKAIT

margin: 45px; }