Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

ADA dan SOL Cetak Rekor, Apa Berikutnya!

Di tengah pasar kripto utama yang bertumbuh, kripto dari Cardano (ADA) dan Solana (SOL) telah mencetak rekor harga baru yang meningkatkan hype di antara para investor.

ADA Sentuh ATH Karena Aksi Sang CEO

Langkah fenomenal dari ADA terus terbentuk dengan mencapai level tertinggi sepanjang masanya (ATH) sebelum kejatuhan bulan Mei lalu.

Belum banyak kripto yang mampu mencapai ATH-nya, sehingga koin Cardano ini adalah sesuatu yang spesial.

Aksi harga ini juga telah membawa ADA ke posisi ketiga dari sisi kapitalisasi pasar, melampaui koin Binance (BNB) dan stablecoin Tether (USDT).

Kini, valuasi ADA sebesar US$80 milyar, dan dipercaya akan terus meningkat seiring pembaruan dan kontrak pintar yang akan segera datang.

Kenaikan ini bukan berarti tidak mendapat tanggapan yang kurang menyenangkan.

Salah satunya adalah dari Mike Novogratz dari Galaxy Digital. Mike mengklaim telah berbicara dengan “dua puluh orang terpintar” yang dia kenal di bidang tersebut, namun tidak ada yang melihat daya tarik besar di antara para pengembang.

“Saya telah berbicara dengan dua puluh bankir terpintar yang saya kenal di industri, dan nol dari mereka melihat cryptocurrency memiliki daya tarik”, ungkap CEO Cardano, Charles Hoskinson, menanggapi pernyataan Mike, dilansir dari Decrypt, Jumat (20/8/2021).

Tentu saja, Hoskinson membicarakan fakta karena menurut data dari Cryptodiffer, Cardano telah menduduki peringkat teratas proyek blockchain berdasarkan aktivitas pengembangan harian rata-rata di GitHub.

Jelas saja, aksi Hoskinson semakin memicu minat investor yang sudah terpikat dengan pembaruan yang akan datang dari Cardano.

SOL Menetapkan ATH-nya

Awal pekan ini, kripto Solana (SOL) telah masuk ke dalam daftar sepuluh kripto terbesar dari sisi kapitalisasi pasar.

Dalam beberapa hari, kripto ini menjadi fenomenal karena terus memetakan ATH baru setiap harinya.

Diketahui, Solana telah menikmati serangkaian kabar baik terkait DeFi dan NFT selama seminggu terakhir.

Sebelumnya, NFT Degenerate Ape Academy diluncurkan di blockchain Solana. Koleksi digital terjual habis dalam waktu delapan menit.

“Digital Ape” yang paling mahal dijual kembali hampir 24 jam kemudian seharga 100.001 SOL, atau lebih dari Rp89,40 milyar pada saat pembelian.

Solana terkadang disebut-sebut sebagai “pembunuh Ethereum”. Itu karena blockchain Solana juga menggabungkan kontrak pintar, sebuah inovasi yang pertama kali dipopulerkan oleh Ethereum, dan karena Solana saat ini lebih terukur daripada Ethereum.

Selain itu, Solana juga sudah berjalan terlebih dahulu di konsensus Proof-of-Stake (PoS) yang lebih hemat energi.

Tidak ada yang begitu pasti mengenai siapa yang terbaik, tetapi ADA dan SOL telah menunjukkan kelasnya sendiri di mata investor. Semua sedang bertumbuh saat ini. [st]

Syofri Taka
Menulis artikel tak hanya berdasarkan sumber-sumber yang benar. Artikel perlu tambahan makna lewat konteks dan spektrum yang beragam.

TERKINI

ARTIKEL TERKAIT

margin: 45px; }