Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

Ada-Ada Saja! Pura-Pura Diculik, Pria Ini Bawa Lari Rp14,2 Milyar Bitcoin

Berbagai macam tindak kejahatan terus terjadi di ranah kripto, di mana kali ini terlihat cukup cerdik, dengan berpura-pura diculik untuk membawa lari milyaran Rupiah Bitcoin. Bagaimana caranya?

Pura-Pura Diculik, Bitcoin Dibawa Lari

Venezuela, salah satu negara pengadopsi Bitcoin terbesar, telah memiliki beberapa kasus kejahatan terkait kripto yang tak kalah besarnya.

Belum lama ini, seorang penasihat keuangan berusia 23 tahun, diduga telah berpura-pura diculik dengan tipu muslihat untuk mencuri lebih dari US$1 juta Bitcoin, setara Rp14,2 milyar, dari dana klien yang ia kelola.

Pria tersebut bernama Andres Jesus Dos Santos,yang saat ini sedang dalam daftar pencarian pihak berwajib, termasuk Cuerpo de Investigaciones CientĂ­ficas Penales y CriminalĂ­sticas (CICPC), FBI-nya Venezuela.

Polisi menuduh bahwa Hernandez memalsukan penculikannya dan mengosongkan akun Binance kliennya.

“Hernandez bekerja sebagai semacam perantara investasi untuk beberapa klien. Ia mengosongkan wallet akun Binance kliennya hingga US$1.150.000. Hernandez dengan curang mengklaim bahwa dia telah diculik dan para penculiknya memaksanya untuk menarik uang itu,” kata Douglas Rico, Kepala CICPC, dilansir dari Decrypt, Selasa (31/8/2021).

Selain itu, para penyidik juga mengklaim bahwa Hernandez telah menyamar sebagai penasihat keuangan sebelum mengambil Bitcoin dari para investor lokal.

Ini adalah jenis kasus penipuan baru di sektor kripto, yang tampaknya masih perlu usaha ekstra dari para pihak berwajib untuk menemukan dan meringkus Hernandez.

Selain itu, sekitar tiga minggu yang lalu, seorang pengusaha Venezuela bernama Gustavo Torres Gonzalez telah diculik. Gustavo pun dikabarkan dibunuh karena gagal membayar 1,5 BTC yang diminta oleh para penculiknya.

Banyak Kasus Kejahatan Kripto di Venezuela

Sudah cukup banyak jumlah kejahatan terkait kripto di Venezuela, yang sepertinya cukup meresahkan seiring meningkatnya adopsi ritel di negara tersebut.

Sebelumnya, tahun lalu, seorang pengguna Binance yang berasal dari Venezuela diduga telah ditipu dan kehilangan 91 BTC.

Seorang warga Venezuela berusia 29 tahun telah ditipu untuk menyerahkan tokennya kepada penipu yang menyamar sebagai CEO Binance, Changpeng Zhao.

Berawal dari obrolan-obrolan ringan antara Zhao palsu dan korban, percakapan mulai menuju klimaks saat Zhao palsu menawarkan aplikasi baru berhadiah (yang ternyata dalah malware).

Untuk mendapatkan hadiah, diperlukan transaksi dompet-ke-dompet yang akhirnya membawa sang korban untuk mentransfer BTC-nya dan hilang begitu saja.

Untuk para investor kripto, ketelitian dan kewaspadaan harus selalu ditingkatkan. Jangan mudah termakan omongan manis, terlebih yang menawarkan hadiah dengan harus mengirimkan beberapa kripto terlebih dahulu. Tetap waspada ya. [st]

Protected with blockchain timestamps

Syofri Taka
Menulis artikel tak hanya berdasarkan sumber-sumber yang benar. Artikel perlu tambahan makna lewat konteks dan spektrum yang beragam.

TERKINI

ARTIKEL TERKAIT

margin: 45px; }