Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

70.000 ETH Dibakar, Setara Rp3,1 Triliun

Jaringan Ethereum (ETH) telah menghapus $221 juta dari peredaran sejak pembaruannya (update-nya) atau sudah setara Rp3,1 triliun.

Kebaruan ini termasuk mengubah cara penambang mendapatkan reward yang kini sudah mulai berlaku.

Jaringan Baru EIP-1559, 71.000 ETH Telah Dibakar 

Jaringan Ethereum telah terbakar sejak pembaruan pembakaran biaya transaksi EIP-1559 yang mulai berlaku pada 5 Agustus, lalu.

Jumlah total koin yang dimusnahkan atau dihapus dari peredaran jaringan kini telah mencapai 71.000 ETH, atau setara US$221,5 juta, sebagaimana dilansir dari Decrypt, Senin (23/8/2021).

Jaringan EIP-1559 membakar ETH yang sudah digunakan untuk membayar transaksi di jaringan Ethereum, seperti penukaran koin di bursa terdesentralisasi atau mentransfer NFT.

EIP-1559 sendiri diketahui merupakan salah satu dari lima teknologi terbaru yang diperkenalkan di hard fork Ethereum London pada 5 Agustus.

Biaya Lebih Tinggi untuk Transaksi Rumit

Sebelum EIP-1559, jaringan Ethereum nyatanya tidak membakar token, seperti beberapa token berbasis Ethereum, salah satunya Shiba Inu. Jaringan melakukannya (membakar token) sebagai bagian dari kebijakan moneternya.

Sebagai gantinya, biaya gas yang masuk ke penambang Ethereum, membuat jaringan komputer canggih terdesentralisasi tetap eksis.

Tapi saat ini, kecuali pengguna ‘memberi tip’ ke penambang, maka penambang tidak akan lagi menerima biaya yang dibakar itu.

Jaringan yang digunakan untuk menentukan harga gas ialah berdasarkan hukum penawaran dan permintaan.

EIP-1559 menggantinya dengan biaya tetap, terlepas dari periode kepadatan yang luar biasa. Biaya 32 gwei atau US$2,1 untuk memproses transaksi sederhana dalam 3 menit pada saat penulisan.

Biaya transaksi dipatok lebih tinggi untuk transaksi yang lebih rumit. Sekira US$8,80 untuk mentransfer token di pasar NFT.

Pasar NFT Dinilai Paling Boros Energi

Pasar NFT seperti OpenSea, dinilai boros dan menggunakan gas paling besar, serta bertanggung jawab atas 8.750 ETH (US$28,4 juta) sejak EIP-1559 mulai berlaku.

Volume perdagangan OpenSea juga melonjak sejak hiruk-pikuk perdagangan CryptoPunks dimulai 31 Juli.

Untuk memproses pertukaran token sederhana pada protokol keuangan terdesentralisasi Uniswap, biayanya US$20,2. Protokol itu menyumbang jumlah gas (energi) paling banyak kedua, dengan total 5.128 ETH atau US$16,7 juta.

Tidak Lagi Butuh Penambang tapi Kebijakan

Penambangan Ethereum yang boros gas tidak akan lama berada di situ karena jaringan segera beralih ke mekanisme konsensus Proof-of-Stake (PoS) dan tidak membutuhkan penambang lagi.

Ketika mulai berlaku, Ethereum akan bergantung pada pemangku kepentingan.

Pemangku kepentingan Ethereum memverifikasi transaksi dengan menjanjikan ETH ke kontrak pintar (smart contract) Ethereum 2.0. Para staker diberi hadiah ETH yang baru dicetak untuk mengamankan jaringan, seperti penambang di Ethereum 1.0.

Hari ini, jumlah yang dipertaruhkan di Ethereum melampaui 7 juta ETH, senilai US$22,9 miliar, menurut data dari perusahaan analitik blockchain, Nansen.

ETH yang dipertaruhkan, dikunci hingga pembaruan yang akan mengikutip penggabungan ketika komunikasi Ethereum 1.0 dan 2.0 untuk pertama kalinya.

Pengembang mengharapkan penggabungan terjadi pada awal 2022, menyusul pembaruan untuk membuka kunci ETH (unlock staked) terjadi segera setelahnya. [ba]

Protected with blockchain timestamps

Busrah Ardanshttps://www.hariankripto.id/
Aset kripto adalah aset masa depan, khususnya bagi generasi Milenial dan generasi Y dan kelak untuk generasi Alpha. Nuansa kebebasan adalah unsur utama di aset kripto.

TERKINI

ARTIKEL TERKAIT

margin: 45px; }